Skip to content
Blog
keuangan

Cara Hitung Break Even Point Usaha: Panduan Lengkap untuk UMKM

Break even point adalah titik di mana bisnis tidak untung tidak rugi. Pelajari cara menghitungnya agar tahu kapan bisnis Anda mulai menghasilkan profit.

Seakey Studio15 April 20263 min read
Cara Hitung Break Even Point Usaha: Panduan Lengkap untuk UMKM

Break Even Point (BEP) adalah angka yang wajib diketahui setiap pemilik usaha. Tanpa BEP, Anda tidak tahu apakah harga jual sudah benar, kapan usaha mulai menghasilkan profit, atau berapa target penjualan minimum setiap bulan.

Apa Itu Break Even Point?

BEP adalah titik di mana total pendapatan sama persis dengan total biayabisnis tidak untung, tidak rugi. Di atas titik ini, setiap penjualan tambahan adalah profit murni. Di bawahnya, Anda masih rugi.

Ada dua cara menghitung BEP: berdasarkan unit terjual atau berdasarkan nilai rupiah penjualan.

Rumus Break Even Point

BEP dalam Unit

BEP (unit) = Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit)

BEP dalam Rupiah

BEP (Rp) = Biaya Tetap / Contribution Margin Ratio
Contribution Margin Ratio = (Harga Jual - Biaya Variabel) / Harga Jual

Contoh Perhitungan untuk Toko Retail

Misalkan Anda punya toko sembako kecil dengan kondisi berikut:

BEP = 8.000.000 / (50.000 - 35.000) = 8.000.000 / 15.000 = 533 transaksi

Artinya, Anda harus melayani minimal 533 transaksi per bulan hanya untuk balik modal. Dibagi 30 hari, itu sekitar 18 transaksi per hari.

Contoh untuk Bisnis F&B

Kafe kecil dengan kondisi:

BEP = 15.000.000 / (25.000 - 8.000) = 882 cup per bulan

Sekitar 29 cup per hariangka yang sangat realistis untuk dikejar.

Mengapa BEP Penting untuk UMKM?

1. Validasi Harga Jual

Jika BEP Anda terlalu tinggi (misalnya harus jual 500 unit/hari tapi kapasitas hanya 200), itu sinyal harga terlalu rendah atau biaya tetap terlalu besar.

2. Target Penjualan Minimum

BEP memberi angka nyata kepada tim sales dan kasir. Bukan target abstrak, tapi "kita harus tutup hari ini dengan minimal X transaksi."

3. Evaluasi Kelayakan Ekspansi

Sebelum buka cabang baru atau tambah menu, hitung dulu BEP-nya. Jika angkanya tidak masuk akal dengan potensi pasar lokasi baru, tunda dulu.

Apa yang Harus Dilakukan Jika BEP Terlalu Tinggi?

Opsi 1: Naikkan harga. Bahkan kenaikan 5-10% bisa menurunkan BEP secara signifikan jika volume tidak turun drastis.

Opsi 2: Kurangi biaya tetap. Negosiasi ulang sewa, efisienkan jumlah karyawan di jam sepi, atau pindah ke lokasi lebih terjangkau.

Opsi 3: Kurangi biaya variabel. Negosiasi harga bahan baku ke supplier, cari alternatif produk dengan margin lebih tinggi.

Opsi 4: Tambah produk margin tinggi. Jual produk komplementer dengan markup lebih besar untuk mendorong contribution margin rata-rata ke atas.

Hitung BEP bisnis Anda sekarang. Jika belum pernah, kemungkinan besar ada keputusan harga atau biaya yang selama ini tidak optimal.


Kelola Bisnis Lebih Efisien dengan Seakey Studio

Seakey Studio menyediakan sistem POS dan manajemen bisnis yang dirancang khusus untuk retail dan F&B Indonesia. Dari laporan keuangan otomatis, manajemen stok real-time, hingga analitik penjualansemua dalam satu platform.

Mulai Konsultasi Gratis →